Wednesday , 26 July 2017
Home / News / Shortcut for Mastering Dota 2?
Because Winning is Everything

Shortcut for Mastering Dota 2?

 

The Golden Boy of PC Gaming

Dota 2 merupakan salah satu dari sekian banyak game yang menegaskan superioritas PC gaming di atas konsol. Kenapa? Jika Anda tahu sejarah MOBA, Anda pasti tahu bahwa MOBA berasal dari mod, atau lebih tepatnya custom map.

Cikal bakal MOBA bahkan bisa dirunut ke tahun 1998 ketika seorang modder, Aeon64, membuat custom map, Aeon of Strife, untuk game RTS Starcraft. Barulah di tahun 2003, Eul, yang juga seorang modder, terinspirasi dari Aeon of Strife dan memanfaatkan map editor untuk Warcraft III, menciptakan Defense of the Ancient (DotA).

Dota-Wallpaper-High-Definition-PC

Hanya di PC gaming lah, sebuah produk fan-made (mod) bisa berubah menjadi stand-alone game atau bahkan, dalam kasus ini, menciptakan genre baru.

Selain soal game modding, Dota 2 juga menunjukkan superioritas PC gaming dalam hal kontrol. Coba saja bayangkan bermain Dota 2 atau game MOBA lainnya dengan gamepad. Saya kira hal tersebut akan membuat Anda sakit kepala dan darah tinggi karena kompleksitas kontrolnya. Berbagai manuver di MOBA seperti Juking, Orb-Walking, dan juga Last Hit memang idealnya dilakukan dengan mouse dan keyboard.

 

Mastering your Battle Skills

gg

Berbicara soal manuver, aspek inilah yang membuat Dota 2 kurang ramah terhadap pemain baru. Last-Hit merupakan salah satu skill dasar yang wajib dikuasai karena Last Hit merupakan sumber pendapatan Anda paling konstan untuk mengumpulkan gold di Dota 2 (dan juga game MOBA lainnya). Padahal, Last Hit merupakan salah satu skill paling dasar karena masih ada skill-skill tingkat lanjutan seperti Orb-Walking, Animation Cancelling, Skillshot Aiming, Juking, dan kawan-kawannya yang sedikit lebih tricky.

Apalagi, di awal permainan (early stage), membunuh 1 hero level 6 menghasilkan gold yang setara dengan 2x Wave Lane Creep (jika Anda berhasil Last Hit setiap Creep). Karena itulah Last Hit merupakan skill dasar pertama yang harus Anda kuasai. Namun, untungnya, sekarang sudah ada Nvidia GeForce GTX 950 yang akan membantu Anda menguasai teknik Last Hit dengan lebih efektif dan efisien. Anda bisa membaca ulasan lengkap kami mengenai signifikansi GeForce GTX 950 untuk game-game MOBA di sini.

 

Get your Ideal Playing Field

Pasalnya, GTX 950 memang dirancang khusus untuk memberikan response rate yang lebih tinggi untuk game-game MOBA. Karena itulah, Last Hit akan jadi lebih mudah dilakukan dan dipelajari. Jadi, kemudian pertanyaannya, apakah GTX 950 ini merupakan jalan pintas untuk menguasai Dota 2? Bisa iya, bisa tidak. Kenapa? Karena faktanya, Anda tidak akan mungkin bisa tiba-tiba jago bermain Dota 2 dalam sehari hanya dengan membeli GTX 950. Meski begitu, GTX 950 akan memberikan Anda sasana berlatih yang jauh lebih kondusif.

nvidia-geforce-gtx-950-dota-2-response-time

 

Ibaratnya saja seperti ini, Valentino Rossi tidak akan menjadi 7x Juara Dunia MotoGP jika hanya berlatih dengan menggunakan motor bebek. Pasalnya, ada ritme, timing, dan pola bermain yang harus dibiasakan. Semakin kondusif kondisi Anda berlatih, semakin efektif dan efisien juga hasil latihan tersebut. Hal ini juga sama dengan skill Anda bermain Dota 2, ataupun juga game-game kompetitif lainnya. Skill-skill semacam Last Hit, Animation Cancelling, dan kawan-kawannya, merupakan hasil sinkronisasi mata, otak, dan jari jemari Anda dan Anda butuh waktu untuk menguasai semuanya itu. Namun bedanya, dengan kondisi berlatih yang lebih baik, kemungkinan besar Anda bisa menguasai skill-skill tersebut dengan waktu yang lebih singkat.

 

Holding Down your Frustration

Ditambah lagi, satu hal yang membuat Dota 2 sulit dipelajari untuk pemain pemula adalah hasil akhir permainan biasanya hanya ditentukan di 10-15 menit pertama, meski pertandingan bisa saja berdurasi sampai dengan 30-40 menit. Jadi, tim yang tertekan di Early dan Mid game biasanya hanya bisa menahan rasa jengkel dan frustasi… Karena itulah Quiter / Leaver biasanya lebih banyak ditemukan di game-game MOBA, bukan FPS, RPG, ataupun RTS. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kondisi psikologis kita untuk terus belajar dan berlatih. Pasalnya, manusia memang punya sifat dasar untuk lebih suka belajar di bidang yang mereka kuasai, bukan bidang yang membuat frustasi — karena itulah banyak pelajar yang malas belajar matematika.

Nvidia GeForce GTX 950 akan memberikan Anda peluang lebih besar untuk memenangkan setiap pertandingan Anda (karena response rate yang lebih tinggi tadi) sehingga Anda akan lebih bisa menikmati setiap sesi latih tanding dan mengurangi rasa frustasi. Karena itu, Anda tetap akan terus bersemangat untuk terus meningkatkan skill bermain.

Satu hal lagi yang membuat GeForce GTX 950 dapat memberikan sesi latih tanding yang lebih kondusif, agar lebih efektif dan efisien, adalah fitur One Click Optimization-nya. Dengan fitur ini, Anda tidak lagi perlu repot dan menghabiskan waktu untuk mempelajari setting grafis dan hal-hal teknis hardware lainnya karena Anda bisa mendapatkan Setting grafis paling optimal hanya dengan sekali sentuhan. Jadi, Anda bisa menggunakan waktu luang Anda untuk fokus belajar strategi Dota 2 dengan membaca di forum-forum, menonton pertandingan profesional, ataupun yang lainnya.

nvidia-geforce-gtx-950-dota-2-geforce-experience-low-latency-ops-cropped-640px

 

Come Out and Fight the World

Terakhir, jika Anda ingin lebih cepat menguasai permainan, jangan lupa juga untuk cari tahu dan mengikuti kompetisi-kompetisi yang ada. Pasalnya, mengikuti kompetisi akan memberikan 2 manfaat untuk perkembangan skill Anda. Pertama, mengikuti kompetisi akan mengasah mental Anda. Ingat, pertandingan sudah berakhir jika Anda sudah berpikir akan kalah sebelum bertanding. Kedua, mengikuti kompetisi juga memberikan Anda pengalaman untuk bertanding melawan musuh-musuh yang mungkin lebih jago dari Anda dan musuh-musuh yang lebih jago itulah yang dapat mengasah skill Anda dengan jauh lebih efektif.

DOTA-2-The-international-2015

 

Sayangnya, di Indonesia memang tidak ada kompetisi-kompetisi bertaraf internasional untuk Dota 2, seperti The International. Namun ada banyak juga kompetisi-kompetisi lokal / nasional yang dapat membantu Anda mengasah skill dan mental. Kami kira Evil Genius, Alliance, ataupun Natus Vincere tidak langsung bisa juara di The International tanpa memenangkan kompetisi-kompetisi yang lebih kecil sebelumnya. Di Indonesia, ada Master Gaming Series yang diselenggarakan Qeon, Gamenivora yang didukung oleh IeSPA (Indonesia e-Sports Association), dan yang lain-lainnya. Anda bisa mengunjungi Forum Ligagame dan yang lain-lainnya untuk mengetahui sejumlah kompetisi-kompetisi yang bisa Anda gunakan untuk mengasah mental dan skill Anda.

So, pada akhirnya, tidak ada jalan pintas ajaib yang akan membuat Anda jago bermain Dota 2, ataupun game-game kompetitif lainnya dalam waktu singkat. Jam terbang tetap berpengaruh besar dalam mengasah kemampuan dan mental Anda. Namun Nvidia GeForce GTX 950 dapat membantu Anda memaksimalkan efisiensi dan efektifitas dengan memberikan situasi dan kondisi berlatih yang ideal di setiap sesi latih tanding Anda.

21594-dota-2-characters-1920x1200-game-wallpaper

Top Up Your Wallet From INDOMOG

Check Also

Official Communication: New CS:GO Roster May 2017

  Moments ago, we have said that we will release our new CS:GO roster, which …

Official Gaming Notebook:

Official Gaming Peripheral:

Official Online Payment:

Official Gaming Monitor:

Official Gaming Video Card:

Official Gaming Router:

Official PC Gaming Case:

Official Grooming Partner:

Official Gaming Chair:

Official Media Partner:

Official Media Partner:

Official Media Partner:

Official Retailer Partner: