was successfully added to your cart.
NXL LIGAGAMEValorant

SAYOO, PLAYER NXL LIGA GAME YANG KALEM DAN GABISA MARAH?

By 30 March 2021 No Comments

”Di dalem game dia kalem banget, di luar game pendiem, emang gitu dia orangnya”, ujar BudiMeister saat menceritakan player baru mereka.

The Breeze, NXL Ligagame – Baru-baru ini NXL Ligagame memperkenalkan pemain baru untuk tim NXL Ligagame Valorant yakni Sayoo. Para penggemar NXL Ligagame yang telah menyaksikan konten behind the scenes turnamen Master SEA kemarin di Youtube NXL tentunya sudah melihat adanya pemain baru ini. ‘Kalem’ merupakan salah satu kata yang paling sering disebutkan para penggemar saat melihat Sayoo.

Menurut BudiMeister, Sayoo memang pribadi yang kalem di dalam pertandingan maupun di kesehariannya. Namun Sayoo juga merupakan pribadi yang asik saat di ajak bercanda oleh teman-teman satu timnya, hal inilah yang membuat Sayoo sangat mudah beradaptasi dan membangun chemistry dengan timnya.

“Kayaknya aku bagian yang diem-diem aja deh, kecuali emang aku terlibat baru aku ikut gitu”, tutur Sayoo menjelaskan bagaimana karakternya di dalam tim. Selain kalem, Sayoo juga merupakan orang yang tidak bisa marah, “ya keseharian ya kalem aja sih, pertama emang gabisa marah, iya maksudnya kesel-kesel aja biasa kayak marah-marah kecil gitu, kalau marah ampe marah banget ga pernah”, tuturnya.

Player yang memiliki nama asli Willy Ivandra ini mengaku NXL Ligagame ini merupakan tim pro pertamanya, setelah sebelumnya ia bergabung dalam sebuah tim bernama Somnium yang anggotanya saat ini mengisi tim Alter Ego. Menurut BudiMeister, yang pertama kali memiliki inisiatif mengajak Sayoo bergabung ke tim adalah Flipjederr. Performa Sayoo yang dinilai bagus di tim sebelumnya membuat mereka akhirnya setuju untuk menarik Sayoo ke dalam tim menggantikan Natzlorant, “Natzlorant itu dari keputusan Bani juga sih dulu karena katanya ga disiplin, sama dulu iya dia alesannya lagi UTS apa lagi UAS gitu”, jelas Budi.

“Awalnya yang ngajuin Bani terus kita yaudah oke-oke aja, soalnya teammates lama dia di CSGO tahun 2017 atau 2018 gitu udah lama banget, kita lihat performa dia sih di tim sebelumnya dia, dia yang paling jago keliatannya, makanya kita tarik”, jelas BudiMeister.

“Kalau menurut orang entrynya bagus”, tutur Sayoo menjelaskan keunggulan yang ia miliki dibanding player Valorant lainnya. Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan BudiMeister yang menilai, Sayoo sebagai duelist sangat berani membuka jalan di permainan, “dia itu mainnya berani, dia kan role duelist, dia berani bukan jalan”

Nickname Sayoo sendiri ternyata berasal dari kata ‘Sayonara’ yang memiliki arti selamat tinggal. Saat ditanya apa tujuan dari pemilihan kata ‘Sayonara’ tersebut, ia menjawab “kayaknya iseng doang sih, kayak sayonara aku ambil jadi sayo, aku tambahin ‘o’ nya satu lagi, cuman iseng doang, kalau makna dibaliknya ya paling sayonara, sayonara selamat tinggal ya, ya itu doang sih ga ada yang makna-makna yang dalem banget”.

Player yang satu ini ternyata berasal dari kota Balik Papan, tempat tinggalnya yang jauh membuat ia harus pergi bolak-balik BSD dan Balik Papan seminggu sebelum pertandingan dimulai.

”Paling aku stay di sana seminggu, sebelum turnamen sama waktu turnamen, kelar turnamen baru balik lagi, anggep aja turnamennya jumat gitu, terus aku perginya senin gitu buat latihan, kelar turnamennya minggu misalnya, baliknya senin”, tuturnya.

Player yang saat ini tengah menempuh semester akhir jurusan IT ini, juga merasakan beberapa perubahan di dalam kehidupannya setelah bergabung dalam tim Valorant NXL Ligagame, dari mulai pertambahan jadwal yang semakin padat hingga pertambahan followers Instagram.

“Lebih sibuk sih bisa dibilang, kayak pertama nih jadwal turnamen padat banget yak kayak minggu depan ada turnamen lagi, terus minggu depannya ada turnamen lagi, jadi ya itu lebih padat, kalau untuk dikenal ya dikalangan valorant ya lumayan dikenal lah sekarang”, akunya.

Bagi player yang memiliki hobi membaca novel dan mengoleksi komik Conan ini, terjun di dunia esports sudah menjadi cita-citanya sejak SMA, “kalau suka esports gara-gara suka nontonin turnamen CS dulu kan, turnamen CSGO, kalau role model valorant dari segi tembakan, game play, itu ada player dari 100 Thieves, nicknamenya Asuna”, jelasnya. Menurutnya dunia kompetitif merupakan suatu hal yang seru karena ia bisa berkompetisi di turnamen berlevel tinggi.

Sayoo sendiri tidak menyangka bahwa setelah bergabung di NXL Ligagame, ia dan tim sudah mampu mewakili NXL Ligagame di ajang turnamen bergengsi Master SEA stage 1 kemarin. Ia pun mengaku masih belum puas dari turnamen kemarin dan ke depannya ingin mengejar kemenangan di tingkat SEA dan mengambil slot tiket untuk bertanding di Iceland dan menjadikan tim Valorant NXL Liga Game mendominasi di Indonesia.

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply