was successfully added to your cart.
NXL LIGAGAMEValorant

FL1PJDERR, LEADER ELECBOSSA PASTIKAN ADA BERITA BAIK DESEMBER NANTI : “SIAP SIAP AJA DESEMBER NANTI”

By 21 November 2020 No Comments

The Breeze, NXL LIGAGAME– Fl1pjderr mantan sniper CSGO NXL tahun 2018 ini kini kembali bergabung dalam NXL LIGAGAME bersama Elecbossa. Menurutnya NXL LIGAGAME yang paling tepat dalam mewadahi timnya. Ia sendiri merupakan leader dari Elecbossa.

“Iya sebagai leader, bantuin anak-anak, briefing-in, latihan, cari musuh, semuanya sih sebenernya”, jelasnya.

Selama ini ini menurut Sergio yang membimbing tim dan yang mencari strategi dalam permainan adalah fl1pzjderr selaku leader dari Elecbossa.

“soalnya dari umur juga lebih tua jadi dia yang ngembimbing kita semua,  game leadernya soalnya dia, dia yang cari strategi”, tuturnya.

Menurutnya menjadi leader di tim Elecbossa sendiri merupakan peran yang cukup sulit, karena ia harus bisa menjaga kekompakan tim, menjadi penengah saat beradu pendapat serta harus dapat mendorong semangat dari setiap member tim saat berlatih.

“Jadi mereka nih sebenernya kayak, hmm gimana ya ngomongnya ya, pemales lah ya, harus ada orang yang bisa kontrol mereka”, ujarnya.

Namun untungnya semua anggota timnya masih dapat menghargai effort dan masukan-masukan yang ia berikan sebagai leader dalam tim.

Salah satu anggota tim, vascalizz, menilai peran fl1pjderr sebagai leader hingga saat ini sudah bagus dalam memberi arahan serta tegas di tengah permainanan.

“Bagus kok dia jadi leader, dia tegas, sama kalau lagi di tengah game pimpinannya bagus gitu, kayak pas gitu ke sini ke sininya bener gitu kita ngikutinnya juga”, ujar vascalizz.

Berbeda dengan natzlorant yang menilai Elecbossa di posisi ketiga sebagai tim yang paling diantispasi dalam persaingan Valorant Indonesia, ia justru menilai timnya berada di posisi kedua. Hal tersebut dikarenakan masing-masing anggota timnya yang masih sibuk dengan urusan perkuliahan dan juga karena effort mereka yang belum maksimal. Jika kedua hal tersebut sudah teratasi, fl1pjderr percaya timnya sudah pasti berada di posisi pertama.

“Menurut aku nomer dua, kalau jujur-jururan ya nomer 2, karena player aku masih rada sibuk kuliah jadi ga sempet main banyak terus effortnya masih kurang tapi kalau semuanya udah di sama ratain harusnya kita lebih jago sih, kita nomer 1 sih”, jelasnya.

Lebih lanjut ia mengaku bahwa hal yang masih perlu ditingkatkan bagi Elecbossa kedepannya adalah terkait effort. Ia menilai jika effort masing-masing anggota tim sudah lebih dari 100% maka ia yakin Elecbossa seharusnya sudah lebih dari tim-tim Valorant manapun.

“Hmm playernya masih effortnya masih belum 100%, kalau effortnya udah 100% terus semuanya udah lebih dari 100% harusnya kita lebih dari siapa pun, like seriously”, katanya.

Karena mayoritas anggota saat ini juga memiliki kesibukan kuliah, fl1pjderr mengaku agak sulit dalam mengatur jadwal dengan mereka, namun hal ini pun tidak dianggap sebagai suatu kendala mereka dalam berlatih karena masing-masing anggota sudah berkomitmen untuk meluangkan waktu malamnya untuk Elecbossa. Biasanya mereka akan mulai berlatih sekitar jam 6 atau 7 malam dan berakhir di jam 10 atau 11 malam.

“Susah tapi untungnya mereka gaada yang keluar malem, sama jam malemnya itu mereka pada free semua, latihannya dari jam 6 biasanya dari jam 7”, ujarnya.

Seperti yang diketahui bahwa Elecbossa dalam waktu dekat ini tengah menargetkan kemenangan pada turnamen First Strike dan Logitech G Valorant Pacific Open Indonesia Qualifier. Menurut penuturan fl1pjderr, turnamen Logitech tersebut merupakan turnamen international di mana nanti pemenanganya akan mewakili Indonesia ke turnamen Asia.

Saat ditannya siapa lawan yang paling diantisipasi dalam kedua turnamen tersebut, menurutnya Elecbossa akan mengatisipasi semua tim yang akan mereka lawan, namun terdapat 2 tim yang perlu diantisipasi secara extra yakni BOOM dan Alter Ego, “kalau yang diantisipasi sih semuanya diantisipasi sih, tapi yang paling-paling banget antara BOOM atau engga Alter Ego yang harus di waspadai banget”.

Sebelumnya Elecbossa juga pernah bertanding melawan mereka di turnamen perdana GLHF Open Cup Valorant Season 2 dan mereka berhasil menumbangkan kedua tim tersebut saat itu, “seneng sih bisa menang lawan mereka kita kan namanya baru, terus tiba-tiba lawan mereka yang kita bukan siapa-siapa tiba-tiba menang, kan makanya ya aku liat future di tim ini sih terang sih pas menang lawan mereka, kerena ga semua tim di Indo menang lawan mereka kan”.

Sebagai leader, ia sendiri menilai persiapan timnya menuju dua turnamen bergengsi tersebut sudah mencapai 60%. Masih terdapat beberapa kesalahan kecil yang perlu diperbaiki untuk bisa siap 100%. Namun menurutnya, Elecbossa justru sudah lebih siap jika melawan tim-tim luar dibanding tim dalam negeri.

“Mistake-mistakenya susah kalau ngelawan orang indo game playnya itu beda banget sama orang luar jadi pas lawan orang Indo menurut kita harus ganti game play gabisa pake yang pas lawan orang luar, jadi rada ribet sebenernya, tapi kalau lawan orang luar 90% udah jadi sih, cuman small-small mistake kalau di fix-in udah bagus”, ujarnya.

Selain strategi, kesiapan mental juga merupakan salah satu faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam tim untuk dapat memenangkan sebuah pertandingan. Sebagai leader sudah merupakan tugasnya untuk membimbing anggota-anggota timnya agar tidak mudah mengalami mental breakdown saat pertandingan nanti. Beberapa cara yang kerap ia dan tim lakukan adalah dengan mengevaluasi kesalahan dan mengantisipasi game play musuh serta mengikuti banyak turnamen untuk meningkatkan pengalaman dan melatih mental mereka.

“Sebelum games sih kebanyakan kita omongin sih, kesalahan-kesalahan apa yang musuh lakuin, pergerakan musuh, game play musuh kita antisipasi, jadi ga ada yang over thinking, jadi dia cuman fokus nembak doang, jadi pikirannya tuh ga kebagi banyak banget biar dia ga nervous juga kan, kalau sekarang fokus kita kalau bisa ikut semua turnamen sebelum yang paling gede soalnya kan setiap turnamen kan kita gain experience juga kan, gain mental juga kan”, tuturnya.

Di dalam sebuah tim tentunya perbedaan pendapat merupakan suatu hal yang wajar. Jika hal tersebut terjadi biasanya yang ia lakukan adalah mendengarkan pendapat mereka satu per satu sambil menampilkan video-video bukti dan mengevaluasinya bersama-sama.

“Itu biasanya kita dengerin semua sih, kan kita ada lima orang nih, kan kita nonton bareng, kalau menurut mereka salah, menurut aku bener, diliat aja kayak kita tanya ke yang lain ‘menurut lu ini bener ga sih?’ ‘menurut ini salah ga sih ?’, tapi kalau tetep gaada titik temu yaudah kayak let it go aja yang penting kita buat kesepakatan yang hal begini ga boleh terjadi lagi”, jelasnya.

Selain sebagai leader, player yang bernama lengkap Saibani Rahmad, ini juga berperan sebagai duelist di dalam permainan, “di in game sebagai duelist, yang bukan jalan, yang paling depan, yang make a play”. Sejauh ini ia tidak menemukan kesulitan apapun saat menjalankan perannya sebagai duelist.

Pengalamannya yang lebih banyak di dunia kompetitif esports membuatnya yakin ia merupakan orang yang tepat dalam mengemban peran sebagai leader sekaligus duelist dalam timnya. Tidak seperti kebanyakan player lain, saat dalam permaianan ia mampu bertindak multitasking, berpikir sembari menembak musuh.

“Kebanyakan orang ga bisa mikir sambil nembak tapi aku bisa ngelakuin hal itu kayak bisa mikir, nembak, mikirin tim, aku bisa ngelakuin, tapi kalau temen-temen aku, aku pengen mereka bisa fokus nembak aja udah”, ujarnya.

Seperti anggota Elecbossa lainnya, fl1pjderr juga tentu memiliki agent andalan di Valorant, tidak lain tidak bukan adalah Jett, “enak aja semuanya bisa diandelin biar pun itu pake ulti bisa muter balik round, enak pokoknya pake Jett bisa terbang, bisa lari”, ujarnya.

Nickname fl1pjderr sendiri merupakan gabungan antara ‘flip’ dan ‘schneider’. Schneider sendiri merupakan player Counter Strike asal Swedia yang pernah tergabung dalam tim GODSENT.

“Ga ada artinya sih, sebenernya itu gabungan dari ‘flip’ dan ‘Schneider’, Schneider itu orang Swedia ada timnya dulu namanya GODSENT, terus tuh namanya menurut aku keren kan Schneider kan jadi aku ambil aja nama dia terus aku tambahin ke nama aku”, jelasnya.

Sejauh ini fl1pjderr melihat keempat anggota timnya yakni vascalizz, no1syboy, budimeisteR dan natzlorant memang merupakan player yang tepat untuk Elecbossa. Ia menilai masing-masing dari mereka memiliki aim di atas rata-rata.

“Aimnya sakit”, ujarnya.

Ia juga mengaku jika saat ini Elecbossa juga sudah sering mendapat pengakuan dari tim Valorant lainnya bahwa Elecbossa merupakan tim yang terbentuk tidak sekedar untuk main-main.

Kedepannya ia juga berharap agar semua pendukung NXL LIGAGAME akan dapat mendukung Elecbossa di setiap turnamen baik saat menang maupun kalah, “kalah jangan dihujat, kalau menang terserah mau diapain, itu aja sih, sama doanya, itu doang yang paling penting”.

Saat ditanya apakah akan ada hal-hal mengejutkan yang akan diberikan Elecbossa Desember nanti, ia menjawab dengan optimis,

“Bakal sih, pasti, siap-siap aja Desember nanti”, tegasnya.

 

(NXL).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply