was successfully added to your cart.
NXL LIGAGAMEValorant

NATZLORANT, PLAYER PALING TENGIL DI ELECBOSSA : “KADANG LAWAN TUH AFTER TURNAMEN SUKA GA SUKA SAMA SAYA”

By 20 November 2020 No Comments

The Breeze, NXL LIGAGAME – Memiliki strategi di luar nalar musuh. Hal yang menurut natzlorant merupakan keunggulan dari tim Elecbossa. Menurutnya Elecbossa memiliki kemampuan adaptasi yang cepat, mereka juga mampu membuat strategi dengan super cepat.

“kita tuh kayak punya apa namanya punya strategi yang kadang di luar nalar musuh gitu. Kita kadang bikin strategi yang super cepet gitu, kadang itu juga yang bisa bikin kita menang ronde kayak musuhnya semuanya belum siap untuk perang, masih dengan masing-masing, kita udah masuk semua”, ujarnya.

Salah satu alasan yang membuat Elecbossa dapat dikatakan menjadi salah satu tim yang cukup diantisipasi di Indonesia adalah chemistry yang mereka miliki, antara satu anggota dengan yang lain sudah cukup saling mengerti satu sama lain walaupun terkadang ia menilai masih kerap terdapat beberapa kesalahan kecil. Menurutnya chemistry yang kuat dalam in game menjadi salah satu faktor utamanya.

Natzlorant atau pro-player dengan nama lengkap Jonathan Adiputra ini mengaku ia bersama vascalizz merupakan penggagas dari berdirinya tim Elecbossa ini. Dari awal munculnya Valorant, ia, vascalizz dan ketiga temannya sudah membentuk tim ini, namun pada saat itu Elecbossa sempat terhenti karena salah satu membernya, vascalizz, sempat direkrut oleh tim esports lain. Namun beberapa waktu kemudian tim ini kembali dibentuk setelah vascalizz keluar dari Alter Ego, ditambah dengan kehadiran fl1pjderr  yang pada saat itu juga baru keluar dari Alter Ego dan kehadiran budimeisteR dan no1syboy.

“Awalnya Elecbossa tuh, dari awal Valorant, aku tuh uda di dalem Elecbossa, yang buat Elecbossa itu aku berlima sama temen aku, cuman sekarang tinggal aku berdua sama Vascalizz, sisanya tuh member-member yang cabutan gitu. Kan dulu tuh vascalizz di Alter Ego kan, jadi Elecbossa tuh pecahnya gara-gara si vascalizznya diambil Alter Ego. Terus kalau fl1pjderr itu dia akhirnya di Alter Ego cuman ga jadi, akhirnya 2 orang itu masuk ke Elecbossa, balik lagi. Kalau yang budimeisteR sama no1syboy itu kenalnya di in game ketemu sama temen-temen yang lain, terus coba buat tim kan nyambung game playnya makanya sampe sekarang jadi tim”, tuturnya.

Sebelum itu tim Elecbossa ini terbentuk kembali, natzlorant memang sudah sering bermain dengan vascalizz bahkan ia juga pernah berada satu tim dengan fl1pjder. Tim itu bernama Bestemt yang merupakan tim yang berfokus pada game Valorant dan sudah pernah mengikuti satu kali turnamen. Sementara budimeisteR dan no1syboy selalu menjadi satu paket dari awal, sehingga menurutnya tidak terlalu susah untuk menyesuaikan game play satu sama lain. Tidak heran jika hanya dalam waktu beberapa bulan setelah tim ini terbentuk, chemistry mereka sudah dengan cepat terlihat melalui turnamen-turnamen yang mereka juarai.

Dalam meningkatkan chemistry satu sama lain, menurutnya tidak sulit walaupun ada kendala jarak, namun mereka masih tetap bisa bertemu setiap harinya melalui Discord. Melalui Discord mereka biasanya tidak hanya berlatih, membicarakan permainan mereka saja, namun menurut natzlorant mereka juga mengobrol, bercanda dan bahkan terkadang menonton film bersama.

“Kalau kita sih sering ngobrol, sering bercanda bareng, nonton film kadang di Discord bareng, biasanya tuh dari situ kita bisa dapetin chemistry gitu, obrolan kita tuh nyambung jadi saling deket satu sama lain gitu”, ujarnya.

Menurut Jonathan, bergabung ke dalam tim esports profesional dan memilik jersey sendiri sudah menjadi impiannya sejak lama dan pada akhirnya saat ini keinginannnya tersebut bisa terwujud saat tim Elecbossa direkrut oleh NXL LIGAGAME.  NXL LIGAGAME sendiri merupakan tim profesional pertamanya. Ia mengaku sudah lama mengikuti NXL LIGAGAME sejak jaman kepopuleran CSGO dulu.

“Cita-cita dari dulu tuh pengen kayak punya jersey sendiri pengen masuk tim gitu, pengen punya jersey, pengennya sih gitu terus sekarang kecapaian kan jadi nambahin semangat buat ngasih yang terbaik”, ujarnya.

Nickname natzlorant sendiri pada awalnya sebenernya merupakan hasil salah input. Seharusnya nicknamenya hanyalah ‘natz’ namun pada saat itu terjadi kesalahpahaman sehingga nicknamenya menjadi natzlorant. Walaupun begitu menurutnya nama natzlorant ini seperti memberi keberuntungan baginya, oleh karena itu ia memutuskan untuk menggunakan ‘natzlorant’ menjadi nicknamennya hingga saat ini.

“Sebenernya nickname aku tuh Natz doang cuman kan sekarang ini natzlorant, itu sebenernya salah masukin, salah naro, dulu tuh maunya natz doang, aku kirain itu disuruh masukin id dari Riot gitu, id Valorantnya bukan nickname jadi aku masukin natz doang cuman nama natzlorant ini menurut aku ini sih kayak hoki gitu makanya aku pake sampe sekarang”, katanya.

Berbeda pada saat dulu bermain CSGO dia berperan sebagai entry fragger, dalam tim ini, natzlorant berperan sebagai sentinel dan lurker, “kaya orang terakhir gitu, orang yang ngeclear-in round, bikin menang round 1 lawan 1, 2 lawan 1 kayak gitu diakhir, spesifiknya sih kayak nge-cut musuh, misalnya musuh rotasi ke A, aku yang cut , soalnya sentinel tuh kayak pemain belakang gitu”.

Menurutnya kesulitan yang paling ia rasakan dalam menjalani peran tersebut antara lain terkait timing untuk men-cut musuh-musuhnya, “kalau ga dapet timingnya tuh susah banget, kayak misalnya nih udah ngendep-ngendep tapi dianya masih nungguin gitu bisanya suka ada yang gitu, kayak musuhnya aware banget sama belakang, jadi ga dapet timing untuk nge-cut musuhnya”.

Pembagian peran tersebut menurutnya sudah pas dari awal, karena sejak awal masing-masing anggota sudah memiliki agentnya dan rolenya masing-masing jadi tidak terlalu sulit untuk menentukan dan menggabungkan peran-peran mereka.

“Dari awal tuh kita udah ada agent masing-masing, nah kebetulan tuh rolenya tuh bisa digabungin gitu, kita emang beda-beda rolenya jadi pas aja gitu, kayak aku dari awal tuh sentinel, kayak fl1pjderr dari awal tuh rolenya udah duelist gitu jadi pas banget, nyambung banget lima-limanya”, ujarnya.

Sementara agent andalannya di Valorant adalah Cypher, salah satu alasannya karena Cypher memiliki skill yang dapat membantu dirinya maupun teman satu timnya, “di Cypher tuh ada kamera, kameranya itu super ngeselin kalau kayak 1 lawan 1 gitu, kayaknya musuhnya bisa  di tag kamera dan musuh harus bisa nyopot tag kameranya dulu terus kita bisa ngambil posisi buat ngebunuh dia dengan gampang gitu pas dia lagi mecoba untuk melepas tag dari kamera Cypher itu”.

Dibanding CSGO, ia menilai Valorant memiliki tingkat kesulitan yang lebih rendah, karena skill –skill di Valorant sendiri sangat membantu player untuk bisa lebih mudah bermain Valorant, sehingga player Valorant tidak perlu dituntut untuk kuat pada aim dan tidak terlalu menguras otak. Menurutnya player Valorant hanya perlu menggunakan skill dengan tepat untuk dapat memenangkan round, berbeda dengan CSGO yang dituntut untuk dapat menggunakan aim dengan tepat dan lebih menguras otak.

Walaupun begitu Valorant juga memiliki kesulitannya sendiri,  “kalau yang paling susah di Valorant tuh dari segi penggunaan skill sih, soalnya kan tiap agent tuh bisa ngecounter agent lainnya gitu jadi kita harus siap-siap untuk mencounter balik hal itu”, jelasnya.

Ia juga sempat mengalami kesulitan pada saat pertama kali mencoba Valorant, salah satunya karena game playnya yang cenderung lambat dibandingkan Counter Strike. Selain itu cara penggunaan aim yang juga berbeda dengan CS.

Memenangkan turnamen First Strike dan mengambil gelar tim yang paling ditakuti di Indonesia merupakan target yang ingin ia wujudkan bersama Elecbossa.

Secara keseluruhan, natzlorant menilai saat ini Elecbossa masih menempati posisi nomer 3 yang cukup diantisipasi di Indonesia, mengingat Elecbossa masih baru-baru terbentuk tidak seperti tim lainnya yang memang sudah lebih lama terbentuk. Namun ia menilai, tidak membutuhkan waktu yang lama bagi timnya untuk mencapai posisi pertama.

“Menurut saya sih ga lama-lama banget, saya yakinnya tim saya tuh sebenernya udah siap cuman belum rapih aja gitu kayak paling dalam sebulan udah bisa kalau untuk ngalahin kayak gitu”, ujarnya terdengar optimis.

Sementara untuk persaingan Valorant di Indonesia sendiri menurutnya sangat sengit, karena menurutnya saat ini masih banyak tim-tim jago yang masih belum ter-notice di Indonesia, seperti Elecbossa sebelum bergabung ke dalam NXL LIGAGAME

Untuk mencapai posisi pertama, menurut natzlorant ada satu hal lain yang masih perlu diasah lagi selain team play mereka yang harus diperbaiki, mental mereka juga perlu diperkuat. Terutama menjelang turnamen First Strike Indonesia dan Logitech G Valorant Pacific Open Indonesia Qualifier yang akan dilangsungkan pada bulan Desember mendatang, mental merupakan hal penting yang juga perlu ia asah.

“Kalau untuk diri sendiri sih, mental sih, mental harus lebih dilatih lagi karena ini kan turnamen gede kan, bisa aja kita kalah berapa ronde itu udah males gitu, kita harus tetep semangat nanti, jadi gaboleh kalah mental juga”, ujar natzlorant.

Biasanya yang ia lakukan untuk memperkuat mentalnya adalah dengan belajar menerima kritik dan masukan dari anggota tim yang lain serta belajar memahami bahwa kritik tersebut ditujukan bukan untuk menjatuhkannya melainkan untuk mendorong semangatnya. Karena ia mengaku terkadang jika sudah mendapat kritik hal tersebut kerap membuat down dan tidak fokus dalam bermain, sehingga hal ini yang perlu menjadi PR tidak hanya bagi dirinya namun juga bagi semua anggota timnya.

“Biasanya aku sendiri ya ngeliatnya dari scrim sih kalau dari scrim tuh biasanya kita kalau ada mistake gitu kita langsung bilang ke temen kita secara blak-blakan ‘jangan kayak gini’, dia itu harus bisa menerima kayak ‘oh iya bener juga’, engga ngebantah gitu, jadi kita tuh dalam sebuah tim harus bener-bener tau kalau temen kita itu sebenernya bukan marahin kita tapi kita tuh pengen menang bersama gitu jadi ayok kita selesai kan ini bersama kita kasih tau satu sama lain biar bisa juara”, tuturnya.

Pro-player yang tengah berkuliah di jurusan Hubungan Internasional ini, ternyata memiliki suatu keunggulan yang unik yakni tidak lain tidak bukan, unggul dalam merusak mental lawan. Menurutnya ia merupakan yang paling ‘tengil’ dibandingkan dengan yang lainnya

“Kalau di in game gitu yang paling tengil tuh saya gitu kalau misalnya lagi turnamen, jadi kadang lawan tuh after turnamen suka ga suka sama saya gitu”, ujarnya.

Saat memasuki dunia esports, natzlorant sempat mendapat pertentang dari kedua orang tuanya, oleh karena itu dengan masuknya Elecbossa ke NXL LIGAGAME ia ingin menjadikannya sebagai ajang pembuktian kepada mereka bahwa apa yang selama ini ia lakukan bukan hanya sekedar main-main saja melainkan ada benefit yang ia dapatkan.

 

 

(NXL).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply