was successfully added to your cart.
NXL LIGAGAMEValorant

DENGAN PENGALAMANNYA BUDIMEISTER YAKIN IA MERUPAKAN SMOKER YANG UNGGUL DIBANDING PRO-PLAYER VALORANT LAINNYA

By 19 November 2020 No Comments

The Breeze, NXL LIGAGAME– Baru sekitar 2 bulan terbentuk, namun tim yang satu ini sudah banyak menjuarai berbagai turnamen Valorant. Tim tersebut adalah Elecbossa, yang saat ini telah bergabung sebagai divisi Valorant NXL LIGAGAME. Turnamen yang paling berkesan menurut budimeisteR, salah satu member tim Elecbossa, adalah saat ia bersama Elecbossa berhasil mendapat juara pertama di turnamen pertama mereka GLHF Open Cup Valorant Season 2, mengalahkan beberapa tim-tim besar.

“Itu yang paling berkesan soalnya waktu itu kita juga ga nyangka bakal ngalahin BOOM segala macem, organisasi-organisasi yang udah jago gitu di Valorant, padahal istilahnya kita masih menjadi underdog waktu itu”, ujarnya.

Pro-player bernama lengkap Oliver Budi Wangge ini mengaku sudah melalangbuana di dunia esports sejak tahun 2018. Budi mulai karirnya di bidang esports sebagai pro-player CSGO di tim The Prime dan Star 8.

“Kalau mainnya itu uda lama udah 4 tahun atau 5 tahun gitu kurang lebih, cuman buat menjadi pro playernya itu setahunan kalau engga salah dari tahun 2018an”, jelas Budi.

Kepopuleran Valorant di Indonesia, serta prospek game Valorant yang kian hari kian menjanjikan, membuatnya kemudian tertarik untuk beralih dari CSGO dan menekuni game terbitan Riot Games tersebut.

“Bisa dibilang di Indonesia itu game FPS yang bagus itu sekarang Valorant ya, dulu kan saya main CSGO tapi bisa dibilang udah dead game di Indonesia”, jelasnya.

Kemudian ia berdua dengan no1syboy yang merupakan teman satu timnya di The Prime, akhirnya berinisiatif untuk mencari 3 partner lagi untuk bisa bermain Valorant bersama dan kemudian mereka mengajak 3 pemain lainnya yakni vascaliss, natzlorant dan fl1pzjderr sehingga terbentuklah Elecbossa.

Walaupun baru terbentuk sekitar 2 bulanan, tim ini nyatanya memilik chemistry dan tingkat adaptasi yang luar biasa. Terbukti, tim ini sudah beberapa kali menjuarai turnamen-turnamen Valorant di antaranya :

1st GLHF Open Cup Valorant Season 2

1st ESL Open Series October Finals Indonesia

1st Tournament Valorant Season 1 by Game Tourney

2nd MAX Valorant Minor Tournament 2020

2nd Valorant Competition Land of Phoenix 2020

2nd Valorant Ligagame Community Cup

3rd Valorant 1z SEA Tournament

3rd AOC Masters Tournament- Indonesia Qualifier 2020

4th GeForce Colorful Valorant Attack

“Tim saya kan sebelumnya namanya Elecbossa itu dulu belum ada organisasinya, bisa dibilang masih free lah ya, baru terbentuk dua bulananan, uda menjuarai beberapa turnamen-turnamen, kebetulan baru-baru ini kami itu lagi mencari organisasi-organisasi gitu, ada beberapa organisasi yang menawarkan beberapa benefit tapi belum cocok lah di kami, kemudian ko Richard menawarkan kami untuk masuk NXL dengan tawaran yang menarik dan support yang cukup, maka kami memutuskan untuk bergabung dengan NXL”, tutur budimeisteR saat ditanya alasan Elecbossa memutuskan bergabung dengan NXL LIGAGAME.

Budi sendiri berperan sebagai smoker dalam timnya. Menurutnya sebagai smoker memiliki kesulitan untuk fokus pada permainan sendiri karena ia kerap terlalu fokus dalam memberikan support kepada teman-teman satu timnya.

“Posisi saya dalam tim ini sebagai support atau controller, smoker lah bisa dibilang, membantu duelist mendapatkan kill sama ngesmoke-ngesmoke di mapnya”, jelasnya.

Agent andalan budimeisteR dalam Valorant adalah Omen. Sebagai controller, Omen bisa menggelapkan wilayah dan juga melakukan teleportasi dengan ultimate milknya.

“Kalau agentnya itu andalan saya Omen. Omen menurut saya skillnya menarik kak kayak bisa teleport gitu jadi saya sering main pake teleportnya itu ke belakang musuh atau apa gitu”, jelas Budi.

Nickname budimeisteR sendiri merupakan gabungan dari nama tengahnya yakni Budi dan nickname pro-player CSGO luar yang bernama Olofmeister. Ia mengaku Olofmeister merupakan salah satu role modelnya dulu di bidang CSGO dan pro-player tersebut juga lah yang menginspirasinya untuk menekuni dunia esports.

Pengalamannya dalam berperan sebagai support saat bermain CSGO dulu, membuatnya yakin bahwa sebagai support, ia bisa dibilang lebih unggul dibanding pro-player Valorant lainnya, “kalau dari tim sendiri saya lebih berpengalaman menjadi support dulu saya di CSGO rolenya support soalnya”, ujarnya yakin.

Biasanya dalam mengasah pengetahuannya dalam permainan Valorant ini, Budi akan mengambil referensi dari permainan-permainan player luar terutama memperhatikan game play maupun strategi yang mereka gunakan.

“Dari turnamen-turnamen luar kak biasanya saya nonton full matchnya ya, bukan highlightnya doang. Jadi kita liat game play-game play mereka gimana sih, kita ngikutin dikit-dikit gitu, kayak strat-strat mereka yang bagus itu kita contoh terus game play dia kayak gimana, kita contoh”, ujarnya.

Player yang baru memasuki perkuliahan tahun ini pun mengaku sejauh ini tidak merasa kesulitan dalam membagi waktu antara kuliah dan latihan bersama Elecbossa, “kalau sekarang sih bagi waktunya masih gampang sih kak, soalnya kak masih online tuh jadi masih gampang aturnya”. Ia juga telah mendapat support dari orang-orang di sekitarnya khususnya keluarganya untuk fokus di dunia esports bersama Elecbossa dan NXL LIGAGAME.

Dalam waktu dekatnya ini Budi mengaku bahwa Elecbossa saat ini tengah menargetkan kemenangan dalam dua turnamen yang cukup bergengsi pada bulan Desember ini, yakni turnamen Logitech G Valorant Pacific Open Indonesia Qualifier yang akan berlangsung pada 21 November hingga 13 Desember mendatang dan First Strike Indonesia yang akan berlangsung pada 2 hingga 6 Desember nanti.

Menurut Budi, ia masih perlu melakukan beberapa penyesuaian terhadap game play masing-masing teman satu timnya, namun secara keseluruhan ia menilai sudah cukup siap untuk menghadapi lawan-lawan di kedua turnamen tersebut.

“Persiapannya kami cukup siap ya apalagi buat turnamen First Strike Indonesia turnamen Major Valorant ini yang di Desember nanti kita targetnya bisa juara 1 terus bisa wakilin Indonesia kak”, ujarnya terdengar optimis.

Hanya saja kendalanya menurut Budi adalah jarak antara satu member dengan member lainnya berjauhan. Ada yang berada di Bogor, Bandung bahkan Palembang, sementara budimeisteR dan no1syboy berada di Jakarta.

Bahkan menurut Budi, hingga kini ia masih belum pernah bertemu secara langsung dengan 3 member lainnya. Namun hal tersebut tidak menghambat progress latihan mereka, karena setiap harinya mereka bertemu dan berlatih melalui Discord.

“Pasti ada kak, pasti ada pengen ketemu bareng, main bareng berlima gitu, cuman ya kendalanya pada jauh kak soalnya ada yang di Palembang, sedangkan kita Jakarta”, ujar Budi.

 

 

(NXL).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply