was successfully added to your cart.
Official Communication

10.10.2020 ! MANTAN MEMBER UNGGULAN JKT 48, CINDY YUVIA, RESMI BERGABUNG SEBAGAI HEAD OF TALENT ATAS NXL ESPORTS AGENCY

By 10 October 2020 No Comments

THE BREEZE, NXL ESPORTS CENTER – Pada tanggal 10 Oktober 2020, secara resmi NXL mengumumkan bergabungnya Cindy Yuvia mantan member JKT 48 ini sebagai Head Of Talent dari NXL Esports Agency. Pengalamannya selama 7 tahun di Industri hiburan, membuat Cindy Yuvia atau yang dikenal dengan Yupi ini dipercaya untuk membimbing talent-talent muda lainnya yang nantinya akan bergabung di NEA atau NXL Esports Agency. Tidak hanya itu melalui perekrutan ini NXL juga akan memberikan support dengan menyediakan pintu karir yang lebih besar kepadanya dalam bidang Esports.

“Dia jadi head talentnya kita karena dia itu influencer udah lama, 7 tahun di JKT 48 dan dia itu di center ya dan 7 tahun hasil dia latihan dari trainee, bepergian, show segala macem, dia bukan new be lah istilahnya, mau ngomong depan kamera, mau bergaya, mau pose, uda bisa semua”, jelas Henry Louis COO NXL.

Setelah bertemu dan berdikusi dengan Richard Permana (CEO), Henry Louis (COO) dan Yohanes Auri (CCO), wanita kelahiran 14 Januari 1998 ini mengaku semakin merasa tertarik untuk mengemban tugas sebagai Head of Talent NXL, terlebih di sini ia tidak hanya menjadi talent saja namun juga turut berperan dalam mengembangkan NXL. Semangat yang berkobar untuk mencapai sesuatu dari ketiga petinggi NXL tersebut membuat Yupi semakin terdorong untuk menerima tawaran tersebut. Selain itu menurutnya dengan bergabung di NXL Esports Agency, ia dapat mencoba dan mengembangkan kemampuan baru terutama dalam hal gaming dan management.

“Jadi aku kan keluar JKT 48 karena ingin mencoba hal baru kan, aku emang orangnya suka explore hal baru. Aku tuh orangnya suka berusaha gitu dari yang gabisa jadi bisa gitu dan termasuk dalam bisnis juga. Di NXL ini aku ga cuman jadi talent tapi aku juga bakal mencoba main games dan belajar management juga. Jadi aku mau sih belajar untuk hal baru ini karena kan sebelumnya di JKT 48 aku kan member dari idol grup aja gitu kan, aku di JKT 48 juga mencoba banyak hal sih cuman di sini lebih ke arah profesional mungkin ya”, ujar Yupi.

Yupi juga mengaku sebelumnya ia sempat ditawari untuk bergabung dengan beberapa tim Esports lain, namun pada akhirnya ia memilih NXL karena menurutnya di NXL memiliki jiwa kekeluargaan yang mampu membuatnya merasa nyaman, merasa dibimbing dan mereka juga yang dengan begitu semangat meyakinkannya bahwa ia mampu menjadi talent yang baik untuk NXL dan hal itu juga lah yang membuatnya semakin terpacu untuk memberikan yang terbaik juga untuk NXL.

Menurut mantan member terbaik JKT 48 dalam lagu High Tension ini, walaupun ia merasa bukan yang terbaik dari talent lainnya namun ia yakin kehadirannya sebagai Head of Talent NXL Esports Agency mampu memberikan motivasi dan membimbing talent-talent NEA lainnya untuk bersama-sama saling berkembang di NXL. Salah satu hal penting yang nantinya akan ia bagikan kepada teman-teman talent lain adalah perihal attitude. Menurutnya seorang talent itu merupakan role model bagi para pengikutnya, terlebih hubungan antar manusia merupakan hal yang harus dijaga sehingga nanti akan berbagi cara untuk membangun sikap yang baik dengan staff NXL maupun dengan pihak-pihak yang akan bekerja sama dengan mereka.

“Kadang tuh yang dilihat dari seorang talent ga cuman kemampuan aja gitu tapi juga attitude mereka jadi mungkin aku bakal ngajarin cara mereka bersikap dan lain-lain tapi pastinya juga soal keahlian ya kayak misalnya cara bicara gitu-gitu kan itu kan kemampuan dari talent lah ya, aku bakal ngajarin attitude juga karena attitude itu penting gitu”, ujarnya.

Sebelumnya Yupi mengaku belum pernah terjun di bidang Esports sehingga ini merupakan hal baru baginya. Talent unggulan NXL Esports Agency ini juga mengaku bahwa salah satu kesulitan yang ia alami sebagai Head of Talent di NEA antara lain kerena kemampuan bermain gamesnya yang tidak sejago player lainnya, sehingga itu yang menjadi PR nya untuk semakin mengasah kemampuannya dalam bermain games.

“Sejauh ini sih belum (kesulitan) ya tapi mungkin kesulitannya adalah aku harus jagoin main gamenya gitu”, ujarnya sembari tertawa.

Oleh karena itu untuk lebih mendalami dunia gaming, saat ini ia sedang sering-seringnya bermain game Among Us dan mencoba lebih mendalami mobile legend, serta ia juga beberapa kali menyaksikan streamer dari luar negeri. Hal tersebut membuatnya termotivasi untuk menjadi streamer di NXL

“Terus kayaknya seru juga gitu kalau bisa jadi streamer kan dan aku sempet cerita sih sama ko Louis aku pengen deh bisa jadi streamer juga gitu terus ‘yaudah ayo’,  jadi salah satu hal yang seru untuk dilakuin gitu. Iya. Aku gatau ya ini akan atau engga, maksudnya kayaknya seru gitu bisa main bareng-bareng dan nonton yang streamernya tuh lucu gitu jadi aku pengen gitu untuk menghibur fans-fans aku juga kan”, ujar Yupi.

Saat ditanya game apa yang sangat ingin dimainkan ketika menjadi streamer nanti, ia menjawab, “Among us sih pengennya. Ya mungkin game-game handphone ya pengennya”, jawabnya.

 

Mengenal lebih dalam NXL Esports Agency 

NEA atau NXL Esports Agency merupakan salah satu lini bisnis selain NXL Esports Team yang tujuan dari dibentuknya NEA adalah me-support dan menciptakan mega influencer atau superstar. Di mana salah satu agenda kerja dari NEA adalah meningkatkan potensi dan personal growth dari talent-talent mereka hingga memberikan kesempatan untuk menjadi ambassador dari banyak brand yang akan bekerja sama dengan NXL.

“Kita coba help mereka, ya itu 1000 followers jadi 1 juta, gimana caranya. Contoh ya 100 ribu followers instagram bisa jadi sejuta itu adalah goal kita, agenda kerja kita itu sama satu lagi kita mau connect-in kita ke brand misalnya mereka 1 juta instagram tapi ga ada brand sama sekali yang mau sama mereka ya aneh juga, jadi kita mau bawa mereka dapat kesempatan promote-promote sebagai influencer dan ambassador dari banyak brand”, jelas Henry Louis selaku COO NXL.

NXL Esports Agency ini sendiri sudah menjadi mimpi yang ingin diwujudkan oleh Henry Louis sejak ia bergabung dalam Fortius dulu tahun 2016 dan akhirnya dapat diwujudkan sekarang ini bersama NXL. Richard Permana dan dirinya yang akan bertanggung jawab langsung atas berjalannya NEA untuk saat ini. Louis yang akan menghandle operationalnya dan ia juga sudah merancang dari lama plan-plan terkait NEA ini.

Berbeda dengan NXL Esports Team yang akan berfokus pada pro gamers dan atletnya, NXL Esports Agency akan lebih lebih berfoku pada influencer dan kreator. Seperti yang dijelaskan oleh Louis, NEA nantinya akan bergerak pada urusan creations, content creations, hingga premium content collaborations. NEA akan memberikan wadah bagi brand atau product-product tertentu untuk dipromosikan oleh talent-talent mereka, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya memberikan sponsor kepada NXL Esports Team, namun brand mereka juga dapat dipromosikan oleh NXL Esports Agency melalui talent-talentnya.

Selain itu NEA akan berfokus pada streaming game, streaming Youtube dengan membuat konten menghibur serta konten-konten Instagram. Louis mengaku ingin agar semua talent di NEA nantinya tidak hanya sekedar talent yang bisa bermain game saja namun juga yang mampu menjadi role model di kalangan anak muda dari sagi konten maupun attitudenya.

“Jadi kita pengen semua talent kita bisa streaming main game. Nah banyak di luar sana yang terlalu cepet naik jadi Youtuber dari main game dan sebagainya tapi bukan role model dari konten mereka, dari cara mereka ngomong. Kita pengen ciptain yang bener-bener baik talentnya yang bener-bener bisa influence anak muda di generasi muda”, jelas Louis.

Untuk sekarang ini, talent-talent yang bergabung dengan NEA masih di targetkan dan dipilih secara langsung oleh pihak NXL yakni mereka yang sudah memiliki nama maupun potensi yang sudah diperhatikan dari beberapa waktu. Ketika nanti NEA sudah memiliki track record kesuksesan baru mereka akan open untuk talent-talent lainnya yang ingin bergabung.

“Jadi kita ga akan buka, siapa pun mau join, mungkin orang belum denger ya nama kita, belum nafsu juga untuk join NXL agency kalau ga ada track record success history gitu loh. Jadi for now kita akan fokus ke 1, 2, 3 talent yang kita udah target dan fokus bikin mereka jadi berhasil dan ada ceritanya, ada kisahnya, baru nanti kita bisa open”, jelas Louis.

Menurut Louis di tengah fenomena digitalisasi dan pandemi saat ini banyak orang yang mencari-cari hiburan melalui konten-konten digital terutama melalui media sosial. Sementara tidak setiap saat orang-orang akan selalu mencari konten pertandingan Esports di media sosial. Di samping itu, menurutnya banyak juga orang yang suka menyaksikan konten yang menghibur misalnya konten bermain game yang dibalut dengan komedi atau konten yang menginspiriasi. Inilah pasar yang ingin direbut oleh NXL, sehingga bagaikan paket lengkap, NXL memiliki semua segmen mulai dari kompetitif, profesional maupun hiburan.

Jadi sekarang menang aja ga cukup gitu, untuk jadi brand yang langka dan punya bisnis yang kuat kita harus juga me-support dan membentuk orang jadi influencer ataupun jadi digital creator gitu. Ga semua orang bisa jadi pro gamer dan juara tapi ada juga orang-orang yang punya talent untuk jadi besar di dunia streaming, content creation, youtube dan sebagainya di Instagram,  di Facebook gaming atau streaming dan segala macem jadi aku rasa kita harus punya kesemuanya, yang juara juga bisa me-influence orang lain dan ga cuman lewat juara tapi juga lewat entertainment, hiburan, gaming, kasual, streaming”, jelas Louis.

 

(NXL).

 

 

 

 

 

 

 

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply