was successfully added to your cart.
Official Communication

HENRY ‘TwoJ’ LOUIS, CHIEF OPERATING OFFICER NXL, BERBAGI VISI, MIMPI DAN SEGALA TEROBOSANNYA

By 30 September 2020 No Comments

The Breeze, NXL Esports Center- Henry Louis atau yang dikenal sebagai ‘TwoJ’, seorang jungler legendaris League of Legends pada jamannya, kini secara resmi menjabat status sebagai orang penting nomer dua dalam NXL Esports Center. Sebagai Chief Operating Officer, kini ia lah yang bertanggung jawab mengatur segala aspek bisnis dari NXL seperti memikirkan strategi-staregi jitu untuk menarik income, memperhatikan perkembangan tim, menetapkan target sponsor hingga strategi engaging-nya.

 

“Kan tadinya Richard sendiri ya, solo player terus dia ngurus semua dan dia main lagi, gimana ga keteteran jadi aku urusin sebenernya lebih ke bisnis jadi gimana supaya bisa dapet duit, terus gimana caranya punya bisnis yang lain lah selain tim doang jadi dapet income, abis itu sambil urus tim misalnya mau ekspansi atau misalnya mau ikut tim mobile kan mungkin Richard ga terlalu familiar di mobile, aku lebih banyak lah temen-temennya di mobile. Aku lebih urus ke tim-tim dan juga perkembangannya harus narik apa sama bisnis, kita harus target ke sponsor siapa maupun kita mau engagingnya gimana”, jelasnya.

Jika dilihat saat ini konten-konten media sosial NXL sudah terlihat lebih aktif dan agresif dibandingkan sebelumnya, dan itu adalah salah satu terobosan yang sudah mulai diwujudkanya.

“aku bukan orang content creative, cuman aku tau lah apa yang diperlukan jadi aku fokus ke sana terus sekarang uda keliatan kan contentnya sangat agresif dan aktif beda banget gitu kan dari segi designnya”.

Tidaknya hanya itu saja, setelah sebulan aktif bekerja sebagai COO NXL ia juga sudah berdiskusi dengan beberapa sponsor dan venture capital untuk mau berinvestasi dan bekerja sama dalam proyek NXL. Ia juga mengaku telah merekrut talent yang cukup terkenal di Indonesia untuk bergabung dengan NXL.

“Kan NXL mau jadi agensi jadi kita ngerekrut talent yang udah cukup besar lah hampir aku bilang cukup famous gitu dan kita beruntung bisa dapetin dia jadi bagian dari NXL”, jelasnya memberi sedikit bocoran.

Pria yang kerap disapa Juju ini juga telah berupaya membangun budaya kerja yang semakin profesional di antara semua player, talent dan pegawai NXL,  “jadi karena banyak orang-orang baru terus ada intern kan ga terbiasa gitu menggunakan Whatsapp grup buat kerja gitu misalnya,  hal-hal kaya gitu lah yang dibangun, yang dibuat habit-habit baru”.

Berawal dari perkenalan yang tidak disengaja dengan Richard Permana, Juju tidak berpikir sebelumnya bahwa ia akan menjadi bagian dari NXL sebagai Chief Operating Officer. Saat itu salah seorang temannya mengajaknya untuk berkunjung ke NXL, setelah beberapa kali berdiskusi dengan Richard, ia melihat ada cerminan visi, mimpi serta keyakinan yang juga ingin diwujudkan oleh Richard. Akhirnya setelah beberapa kali pertemuan, Juju memutuskan untuk mengambil posisi COO untuk NXL.

Di dalam foto, Henry Louis (COO), Yohanes Auri (CCO) dan Richard Permana (CEO).

“kita backgroundnya sama-sama pemain, bukan orang kaya yang mau terjun ke Esports yang bakar-bakar uang, kita beda, kita pengen jadi gede dan aku liat NXL uda ada modal yang bikin aku tertarik, NXL kan uda punya kantor, pemain, pegawai, abis itu prestasi yang lama, udah punya sponsor, pemasukan lah intinya gitu, jadi ya aku sangat interest untuk buat bangun NXL sama-sama”, ujarnya.

Richard Permana sendiri yakin bahwa Henry Louis merupakan pilihan yang tepat untuk menjadi partner pertama sekaligus menjadi orang nomer 2 di NXL Berdasarkan kemampuan dan kredibilitas yang dimilikinya.

“Dia mengerti ekosisitem Esports Indonesia luar dan dalam”, ujar Richard.

Juju memiliki cita-cita, ingin membangkitkan kembali kejayaan NXL, tidak hanya divisi namun juga mendominasi Indonesia. Menjadikan NXL sebagai merek yang dikenal se-Asia Tenggara, serta membangun karir bagi player dan talent mereka. Step by step, bersama dengan Richard saat ini mereka tengah berjalan ke arah tersebut.

“Dulu kan number 1 di Indonesia, gaada saingan, saya inget banget tuh jamannya 2013 sampai 2016-2017 semua pandang NXL banget gitu, ya saya pengen NXL ada dominasi atas, sekarang kan bisa dibilang ya kita tim Esports yang terkenal, bagus, tapi power kita kalah gede, jadi aku pengen kita bisa bener-bener jadi brand yang terkenal, dominasi dan aku bisa support banyak brand di Indonesia untuk ke milenial, aku bisa service mereka, sama orang bakal look-up lagi gitu ke NXL”, jelas Juju akan keinginannya.

Berbekal pengalaman kerja di bidang Esports maupun korporasi membuatnya percaya diri bahwa ia mampu membangun tim NXL. Seperti yang diketahui bahwa di bidang Esports, Juju dikenal sebagai jungler legendaris League of Legends, ia sukses meraih gelar bergengsi selama bermain di Xcn, Jakarta Juggernauts dan Fortius. Ia pernah mewakili kejuaraan internasional di Vietnam, menjuarai LGS Season 1, 2 dan 3 bersama Jakarta Juggernauts. Tidak hanya sebagai player, ia juga pernah berkarir sebagai Event Organizer untuk event-event game, pernah memimpin tim Fortius. Ia merupakan founder dari J2G, Fortius gaming dan head of Esports BUBU.com, serta pengalaman kerja di berbagai perusahaan seperti Telkom dan Mix360. Dengan pengalamannya yang telah melalang-buana ke berbagai bidang ini yang membuat Juju yakin tidak hanya 100 % melainkan 10.000 %  program kerjanya ampuh memajukan NXL.

“Dari network yang aku punya sampai ke luar negeri, sampai punya bayangan trend dunia Indonesia lari ke arah mana sekarang kalo gaming, mestinya udah oke sih , tinggal kita pikirin gimana cara cari duitnya gitu aja, gimana berkembangnya sel grup, pede sih pede banget, karena kita tau nih dari pengalaman lah kan berjalannya bukan dari angan-angan doang, jadi kita tau nih langkahnya nih kira-kira ga ngasal nih”, ujarnya yakin.

Dalam jangka waktu dekat, tepatnya di awal tahun 2021 Juju memiliki 2 target. Pertama, NXL akan memiliki tim mobile yang benar-benar kuat. Kedua, ia bisa merekrut lebih banyak talent dan membuat NXL semakin dilirik oleh banyak pihak terutama para sponsor.

soon nih kita kerjain lah tahun 2021 kan awal mulai baru pasti semua perusahaan kan mulai fresh mereka punya plan marketing dan lain-lain sendiri kan ya, bisa punya sponsor dan bisa dapet investment itu harapan short term targetnya”, jelas Juju.

Seperti yang diketahui bahwa sebelumnya Richard Permana telah mengangkat Henry Louis sebagai Chief Operational Officer dan Yohanes Auri sebagai Chief Commercial Officer NXL. Tujuan dari pengangkatan ini adalah untuk mengembangkan NXL menjadi sebuah bisnis, menimbang industri Esports yang kini bertumbuh kian masif.

“15 tahun belakang, saya hanya menjalani ini semua sebagai hobby yang berkelanjutan, menimbang industri Esports yang bertumbuh meledak-ledak, penting untuk shift menjadi bisnis. Dengan pengalaman yang ada sebagai pelaku selama ini, kita mau jalanin bisnis model yang kita rancang bersama-sama”, jelas Richard akan visinya.

Richard yakin keberadaan Henry Louis mampu menggiring capital dan Yohanes Auri mampu membawa brand bagi NXL, “Gebrakan kita masih under radar, apabila sudah goal maka beritanya pasti sampai deh ke temen-temen semua”, ujarnya.

 

(NXL).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply