was successfully added to your cart.
InterviewNXL Angels

SERBA-SERBI HIDUP YOLA : #2 YANG CANTIK BUKAN BERARTI BEBAS DARI MINDER

By 10 December 2019 No Comments

“Kalau kamu bisa balik ke masa lalu apa yang akan kamu katakan ke dirimu?”
“Jangan minder-minder lah, itu kayaknya masalah problem pertama sih dulu”

‘Gamers Cantik’ julukan yang melekat dalam diri Yola Valery. Banyak laki-laki maupun perempuan yang menggagumi parasnya. Bila dilihat dari luar mungkin Yola terlihat ceria dan percaya diri saat bertemu dengan orang lain ataupun saat bergaya di depan kamera. Namun tahukan kalian, dibalik semua pujian yang ia terima dari para pengagumnya, ia menyimpan perasaan minder atas dirinya sendiri.

“Minder karena ga berasa ok aja”, katanya.

Menyandang gelar “NXL Angels” ternyata memberikan beban tersendiri pada dirinya, dan beban itu berasal dari dirinya sendiri. Perasaan minder yang selama ini menghantui dirinya, membuat Yola selalu merasa kurang atas penampilannya. Dan hal tersebut membebaninya.

Terlebih lagi, keberadaan hate comments yang pernah ditujukan kepadanya sempat memperburuk perasaan insecure pada diri wanita kelahiran 1998 ini. Komentar-komentar menyerang fisik, “Gendut”, “Chubby” pernah ia dapatkan, namun ia bersyukur karena masih banyak penggemar yang selalu memberikan support padanya.

“Pernah, emang kadang hate comments emang bikin aduh dalam detik itu ya, kadang emang ada yang nyerang fisik juga kaya gendut lu, chubby lah segala macem tapi ga tahan lama. Untuknya mereka sebagian besar support banget”, ujarnya.

Sebagai seorang public figure, Yola tentunya harus menjaga image dengan selalu tampil cantik di media sosial dan ada satu titik di mana Yola merasa tidak menampilkan dirinya yang sebenernya di media sosial.

“Pernah, karena kita musti tampil, bahasa kasarnya sok cantik lah, padahal ga begitu. Aku sebenernya cuek gitu, ya sebenernya pengen tampil cantik ya iya tapi ga harus selalu perfect gitu, sok-sok cute, aku engga gitu sih”, tutur Yola.

Perasaan minder itu mulai muncul sejak ia menerima ‘candaan-candaan’ teman-temannya saat ia duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar. “Gendut”, “Gentong”, kata-kata seperti itulah yang kerap ia terima dulu. Hal tersebut membuatnya sering merasa negative thinking atas dirinya sendiri.

“Dulu di bully tapi sebenernya ga termasuk yang bully banget-banget, kaya becanda tapi kitanya terlalu baper, tapi kitanya terlalu negative thinking, kalo kepikiran bisa nangis sendiri”, kisahnya.

Ia sendiri bahkan tidak mengakui julukan “gamers cantik” yang diberikan kepadanya. Yola kerap membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, yang menurutnya lebih cantik dari dirinya. Menurutnya setiap orang, bahkan yang terlihat cantik sekalipun wajar memiliki perasaan minder seperti dirinya.

“Padahal itu wajar tau, itu gabisa keliatan di luar seseorang”, jelasnya.

Wanita dengan kepribadian pragmatis ini, mengaku perasaan minder membuatnya dulu sempat merasa takut jika sendirian karena ia merasa seperti tertinggal, bahkan untuk dapat menelepon operator butuh keberanian yang tinggi.

Saat ditanya apakah dirinya pernah merasa kesepian ditengah keramaian, ia menjawab “Sering. Kita semua pernah ngerasain lah kaya di circle, misalnya aku punya temen deket nih, terus mereka ngobrolin suatu hal yang kita gatau atau engga apa, kita pasti ngerasa kecil sendiri, terus rasanya pengen lari dari situ, iya sering, lumayan lah”, jawabnya.

Namun semenjak menjadi NXL Angels, ia mengaku sudah dapat mengurangi perasaan mindernya, walaupun belum perasaan itu belum sepenuhnya berhenti mengganggu pikirannya. Kuncinya menurut Yola adalah selalu berusaha positive thinking dan bersikap cuek, jangan dengarkan perkataan orang lain, serta menerima support dari lingkungan sekitar juga turut memegang peranan penting.

“Pokoknya gapapa, terserah, santay-santay, mantep, enak idup lo, tenang!”, candanya.

 

(NXL/AMANDA P).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply