was successfully added to your cart.
CODM

Berkat Comeback Paling Epic, Divisi CODM Sabet Golden Ticket Grand Final Major Series 2019

By 28 November 2019 No Comments

TANGERANG- Dewi keberuntugan lagi-lagi tengah memihak divisi CODM, pasal pada tanggal 23 November 2019 kemarin mereka berhasil meraih juara 1 pada kualifikasi 2. Mereka mengamankan golden tiket menuju babak grand final turnamen Major Series yang diadakan oleh Garena. Babak grand final tersebut nantinya akan diselenggarakan secara offline di Balai Kartini pada 14 Desember 2019.


Dalam turnamen tersebut mereka bertemu dengan beberapa lawan-lawan yang cukup kuat seperti Bigetron Esports, Lord Esports, hingga Dranix yang juga merupakan salah satu lawan berat mereka di NXL Cup CODM yang lalu.

Angga atau Vizele selaku leader in game divisi CODM mengaku tidak lagi merasa kesulitan saat menghadapi Dranix di turnamen sabtu kemarin. Berkat latihan yang cukup intens, mereka sudah mampu membaca permainan tim tersebut, sehingga dalam pertandingan kemarin mereka menang dengan skor total 6-2.

Justru menurut Vizele lawan yang cukup berat pada pertandingan Major Series kemarin adalah Bigetron. Ia sendiri mengaku pertandingan semifinal saat melawan Bigetron merupakan yang paling sengit.

“Yang berkesan melawan Bigetron sih yang maha match kedua, itu kita kalah skor, awalnya kita kalah skor di 50-17, nah NXL berusaha untuk comeback jadi total skor akhirnya 170 kalo ga salah. Itu epic comeback banget dari nxl”, tuturnya.

Selalu dapat memanfaatkan peluang dan menang saat comeback, menurut Vizele selain faktor keberuntungan, optimis dan kesabaran merupakan faktor lain yang ikut menentukan kemenangan mereka.

“Ya tetap optimis untuk menang lah, kita harus optimis untuk juara, pasti bisa kok sebelum match berakhir pasti ada jalannya untuk menang kok, yang penting main sabar, ditajemin lagi aimnya gitu sih”, jawabnya. Bagi Vizele hal tersebut dapat membantu mereka untuk membangkitkan mood pemain. Namun disamping faktor keberuntungan, team work adalah kunci terpenting kemenangan mereka.

Sempat dipuji atas strategi permainan mereka oleh salah satu komentator di pertandingan kemarin, Vizele sendiri mengatakan bawah strategi dan posisi permainan yang diterapkan pada turnamen Major Series kemarin merupakan hasil diskusi bersama antara anggota tim dan pelatih mereka. Strategi yang diterapkan kemarin juga tidak jauh berbeda dengan turnamen lainnya, hanya saja terdapat beberapa hal yang ditingkatkan.

“Ga jauh beda sih sama pertandingan yang lain, mungkin agresifnya ditingkatin, cover me-covernya ditingkatin kaya gitu sih”, jawabnya.

Bila dibandingkan dengan pertandingan lain, Vizele sendiri mengaku Major Series 2019 kemarin bisa dikatakan tersulit dan termasuk yang paling epic.

“Hmm bisa jadi, bisa juga tersulit juga soalnya sengit banget sih kita hampir kalah di semi final lawan Bigetron, banyak missnya jadi bisa comeback sih gila sih emang epic banget sih”, ujarnya.

Rabu 27 november kemarin mereka juga tengah mengikuti pertandingan hasil kolaborasi Nimo dan Evos. Dengan padatnya jadwal pertandingan ia mengaku tidak berdampak pada performa permainan mereka. Menurut Vizele performa permainan mereka tetap stabil, hanya saja mereka merasa kelelahan.

Lolosnya mereka ke dalam 4 besar tim terbaik, membuat Vizele speechless dan juga senang secara bersamaan. Bahkan ia berani mengatakan bahwa tim NXL merupakan tim terbaik dibanding yang lainnya.

“Berani dong, kita optimis, karena kita tuh uda berusaha semampu kita, latihan setiap hari, maping segala macem kaya gitu, membentuk chemistry, harusnya bisa sih dikatakan tim terbaik dan dapat gelar juara indonesia”, ujar leader in game CODM NXL ini.

Babak grand final bulan depan ini memberikan tekanan sendiri baginya. Berbeda dengan babak-babak selanjutnya, babak grand final akan diselenggarakan secara offline di Balai Kartini bulan Desember nanti. Vizele mengaku dengan bertanding secara offline, mereka akan berhadapan langsung dengan lawan-lawan mereka saat bertanding.

“Kalau online kita ga berhadapan face to face sama musuh ya jadi kita tetep bisa fokus ke game play kita, kalo offline kan kita berhadapan face to face sama musuh jadi ada tekanan mental juga bisa, jadi kita kalau offline harus kuat mental sih”, jelas Vizele.

 

(NXL/ AMANDA P).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply