was successfully added to your cart.
CSGO

3 Pemain CSGO Undur Diri Dari NXL

By 26 November 2019 No Comments

Tangerang- Pihak management NXL memutuskan untuk merombak divisi CSGO mereka. Hal tersebut membuat Leo, Kennedy dan Rae harus undur diri dari NXL. Perombakan tim tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi management yang dirasa tidak terlalu memuaskan. Kedepannya, NXL akan mengubah fokus divisi CSGO mereka dengan lebih berfokus pada sisi entertainment, terutama dengan kehadiran Marlo Ernesto yang kembali mengambil tempatnya di divisi CSGO NXL.

Berdasarkan hasil evaluasi management, divisi CSGO dinilai belum mampu mencapai target-target yang telah mereka janjikan, salah satunya target mereka menjadi juara satu Indonesia yang menurut Richard belum dapat terpenuhi sampai tempo waktu yang telah diberikan. Selain itu dari hasil evaluasi 6 hingga 7 pertandingan sebelumnya juga dinilai belum memuaskan, masih terdapat faktor-faktor permasalahan yang selalu terjadi tanpa ada solusinya dari satu turnamen ke turnamen lain. Salah satu contoh spesifik yang disebutkan Richard adalah moment clutch yang kerap terjadi di beberapa pertandingan dan belum berhasi mendapatkan solusinya hingga detik kemarin.

“Karena yang kemarin kita uda try hard dengan berbagai macam kebutuhan yang dibutuhin sama in game leader voogy, kita uda provide semua tapi ternyata evaluasi tidak terlalu memuaskan jadi kita harus ganti projectnya seperti itu”, jelas CEO NXL, Richard Permana.

“Kemarin kan targetnya mau jadi juara satu Indo, nguasain south east Asia lagi dan sebagainya tapi semuanya gaada yang tercapai. Udah gitu mereka kerja lima hari seminggu, jadi dirasa management costnya uda ga efektif”, lanjut Richard.

Dengan beberapa pertimbangan, NXL memutuskan untuk mengubah fokus pada divisi CSGO. Tidak hanya berkompetisi, namun Richard ingin divisi CSGO nantinya juga akan memberikan suguhan hiburan kepada para penggemar NXL, salah satunya melalui live.

Dengan mengubah fokus divisi CSGO, NXL terpaksa harus memutuskan kontrak dengan 3 atlet mereka yakni Leo, Rae dan Kennedy. Keputusan tersebut di ambil karena menurut pemaparan Richard, ketiga atlet tersebut masih ingin serius bermain sementara yang lainnya tidak ingin membawa permainan CSGO ini seserius sebelumnya.

Foto seluruh pemain divisi CSGO NXL di ambil dari akun Instagram resmi NXL. Rae (paling kiri), Leo (tengah), Kennedy (paling kanan).

Richard mengaku keputusan ini telah dipikirkan sejak dua bulan yang lalu dan juga telah disetujui oleh masing-masing pihak.

“Kita kemarin langsung voice call berlima. Ya semua oke, semua menerima dan justru kita menunggu keputusan baik dari mereka, ya akhirnya win-win solutions aja sih buat kedua belah pihak”, jelasnya.

Kepergian 3 atlet tersebut, membuat NXL harus kembali merombak komposisi pemain. Vega dan Ages akan tetap berada dalam tim, sementara itu terdapat dua pemain tambahan yang dikonfirmasi akan mengisi tim yakni Richard sendiri dan Marlo Ernesto yang juga merupakan mantan pemain di NXL.

“Kita mau bikin CSGOnya fun aja, jadi isinya tuh ada Marlo yang followersnya banyak banget, ada Richard, ada Vega, sama Ages, satu lagi kita gatau siapa bisa aja kokonya Marlo, jadi ini tim ya tim ngelucu aja gitu, tapi kita tetep exist ikut turnamen di mana-mana masih bawa nama NXL, bawa nama sponsor juga, menang kalah ga jadi masalah, yang penting kita entertain fans kita online, live, mau di sini satu kali seminggu fans pada dateng mau ketemu kita atau mau maen bareng”, tutur Richard.

Bagi Richard, Leo, Kennedy dan Rae sudah ia anggap sebagai keluarga baginya, di mana mereka sudah saling mengerti dan saling bantu-membantu satu sama lain. Ia juga berterima kasih kepada Leo yang selama ini telah membantunya.

“Thankyou banget leo juga udah bantuin karena saya sebagai manager Timnas dan lain sebagainya. Dan saya juga ga punya pikiran untuk se kompetitif seperti lima tahun yang lalu atau 4 tahun yang lalu atau 6 tahun yang lalu”, katanya.

Saat ditanya apa yang berkesan dari mereka, Richard menjawab, “Canda tawa sih, canda tawa kita gada obatnya, oknumnya si Ages udah pasti, Ages sama Voogy, sama Nedy tuh uda pasti”, jelas Richard sembari tersenyum.

Menurut Richard ada perasaan senang maupun sedih pernah memiliki atlet hebat seperti mereka. Terkadang ia bisa merasa sangat senang saat melihat mereka bisa menjuarai suatu turnamen, namun sedih juga ia rasakan pada saat mereka mengalami konflik dalam tim atau gagal mencapai target-target tertentu.

“Kadang happy banget kalau liat mereka bisa juara, happy banget. Dan ketika ngeliat mereka ga juara, gagal memenuhi tembok-tembok tertentu sedihnya-sedih banget. Pengen bantuin sebisa yang saya bisa bantuin dan kalau uda dibantu juga seneng, kalau mereka uda improve atau merasa terbantu, dan kalau mereka ada konflik dalam internal timnya ya sedih banget sih”, tuturnya.

Selanjutnya ia juga berpesan kepada Leo, Kennedy dan Rae untuk segera mendapatkan teammates yang cocok dan dapat menjadi juara di mana pun mereka ditempatkan.

“Karena mereka masih mau kejer karir mereka di CSGO ya secepet-cepetnya, dapatin teammate yang cocok, bikin program kerja yang nyata dan jadilah juara di manapun kamu ditempatkan” tutupnya.

 

 

(NXL/AMANDA P).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply