was successfully added to your cart.
Interview

ELLE, ANGELS JURUSAN HUKUM YANG BERHARAP DAPAT MENJADI ‘SESUATU’ BAGI BANGSA DAN NEGARA

By 31 October 2019 No Comments

“Aku engga ngira kalau dari sekian banyak applicant yang daftar, aku kepilih gitu sebagai salah satu NXL Angels”.

Jawab Melissa saat ditanya bagaimana perasaanya bergabung dalam NXL. Baru-baru ini NXL Angels kedatangan wajah-wajah baru, mereka adalah Lia, Miraldha dan Melissa. Melissa atau yang kerap disapa Elle adalah salah satu dari mereka.

Berawal dari melihat post Instagram NXL tentang perekrutan anggota baru NXL Angels, perasaan tertantang untuk mendaftar timbul dalam benak Elle. Ia mengaku ingin mencoba hal baru dan pengalaman baru dengan menjadi NXL Angels. “Merasa tertantang hahahah, aku ga ngerti ngomongnya gimana ya bahasanya itu yang bagus. Hmm, entah kenapa waktu aku liat post yang di Instagram itu yang ngerekrut Angels, pengen daftar sih, pengen cobain aja, pengen coba dunia baru, pengen cari pengalaman sih lebih tepatnya sih”, jelasnya.

Berkat sepupu laki-lakinya, Elle kecil kemudian mulai mengenal game. Tepatnya pada masa kejayaan PS 1, masa di mana Elle pertama kali bermain game. Harvest Moon yang ia sebut sebagai permainan pertama yang ia cicip. Elle mengaku rindu memainkan permainan tersebut. Tidak hanya bermain, Elle kecil juga memanfaatkan Harvest Moon sebagai sarana baginya untuk belajar bahasa Inggris.

Wanita kelahiran 26 Desember 1997 ini sangat menyukai permainan bergenre MMORPG, salah satunya Dragon Nest ataupun shooting games. Elle mengaku pada awalnya ia tidak bisa sama sekali memainkan permainan tembak-tembakkan, terlebih lagi sifatnya yang mudah terkejut membuatnya selalu kalah saat bertemu lawan.
“Dulu aku gabisa sama sekali, kalau aku main game tembak-tembakkan tuh aku kagetan soalnya, kalau ketemu orang aku teriak sendiri kan malah mati”, katanya.

Sebagai salah satu pihak yang menggandrungi permainan tembak-tembakkan, ia berpendapat bahwa pernyataan yang mengatakan bahwa shooting games merupakah suatu hal yang berbahaya, perlu dilihat dilihat dari perspektif masing-masing orang. Menurut Elle, tidak selalu permainan tembak-tembakkan akan membuat orang menjadi kasar. Orang perlu melihat tidak hanya dari sisi negatif, namun juga dari sisi positifnya.

“Tergantung dari perspektif diri sendiri, karena berbahaya ga berbahaya-nya ya itu balik sih. karena kan ga selalu tembak-tembakan itu berarti orangnya jadi violence, jadi kasar, padahal di sisi lain mungkin dia survival-nya jadi lebih tinggi atau emang lebih cekatan, jadi cepet aja instingnya”, tuturnya.

Bagi Elle gaming merupakan sebuah hobby yang ia jadikan sebagai sebuah sampingan, bukan sebuah profesi serius. Menurut Elle, apabila ia menjadikan gaming sebagai profesi serius, hal tersebut justru akan menimbulkan tekanan baginya karena ia tidak bisa memisahkan jarak antara bersenang-senang dan bekerja.

Saat ditanya mengenai apa profesi idamannya, ia tersenyum dan menjawab, “ Ingin jadi ‘sesuatu’ lah di badan hukum gitu deh”. Melissa memang saat ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Pelita Harapan, mengambil jurusan hukum. Elle mengaku akan mengambil S2 demi mencapai keinginannya bekerja di bidang hukum tersebut.
“Iya bener-bener. Ngambil S2 karena itu tadi pengen jadi ‘sesuatu’ di badan hukum gitu kan jadi musti melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Buat dapet pekerjaan itu”, jelasnya.

Gaming dan hukum, memang dua hal yang berbeda. Tak heran, orangtua Elle kerap kali melarangnya untuk bermain game dan fokus pada kuliahnya. Namun bagi Elle, itu merupakan waktu yang tepat untuk membuktikan kepada orangtuanya bahwa ia mampu membagi waktu antara bermain dan belajar. Menurutnya yang paling penting adalah membuktikan kalau gaming tidak akan mengganggu akademiknya.

Di samping fakta bahwa ia berkuliah di jurusan hukum, ternyata Elle juga menaruh minat pada cosplay dan bernyanyi.

“Aku suka nyanyi sih cuman suaraku ga bagus-bagus banget”, tuturnya sembari tertawa kecil. Dari suaranya memang Elle terdengar lemah lembut dan enak di dengar.

“Terus aku juga suka cosplay cuman lagi jarang ke event aja sih”, tambahnya.

Tidak hanya itu, ia juga memiliki ketakutan pada hewan yang memiliki kaki lebih dari empat. Serangga masuk dalam kategorinya. “Aku engga suka binatang kalau kakinya lebih dari empat kayak laba-laba, serangga-serangga gitulah aku engga suka banget”, jawabnya. Dahinya sesekali terlihat berkerut, seakan-akan membayangkan hewan tersebut berada di hadapannya.

Di akhir wawancara, ia juga menitipkan salam kenal kepada seluruh penggemar NXL yang mungkin membaca artikel ini dan berharap agar para penggemar dapat terus mendukung Elle.

“Hallo semuanya aku Elle, aku bakal jadi salah satu Angels dari tim NXL Angels, ya salam kenal terus dukung terus deh, pokoknya biar aku jadi ‘sesuatu’ yang berguna bagi bangsa dan negara”, tuturnya.

“Amin”, sahut penulis.

Wawancara hari itu ditutup dengan suara tawa kami.

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply