was successfully added to your cart.
Interview

LIA VERONICA : LULUSAN AKUNTANSI, BAKAT SENI, HOBBY GAMING

By 30 October 2019 No Comments

“Halo semuanya namaku Lia Veronica Eksan Margo, umurku 22 tahun.”

Jawab seorang wanita berambut hitam lurus dengan poni yang menutupi dahinya. Ia tersenyum ramah saat memperkenalkan dirinya sebagai Angels baru dalam Team NXL. Team NXL baru-baru ini merekrut tiga NXL Angels dan Lia adalah salah satunya.

 

Wanita kelahiran Tangerang 6 Maret 1997 ini sangat menyukai permainan bergenre MOBA, di antaranya Dota 2 dan Mobile Legends, “yang aku paling seneng dota sih, karena seru aja gitu ga ngebosenin. Karena apa ya, melatih team work juga, kadang bisa lucu-lucuan juga, bisa ketawa-tawa”, jelasnya kepada NXL.

Bangku sekolah dasar adalah masa di mana Lia pertama kali mengenal game. Berawal dari bermain game bergenre MMORPG, Rose Online, ia kemudian juga bermain game Audition. Namun di antara semua itu, Lia sangat menyukai game dengan genre MMO atau MMORPG, “aku lebih suka main game MMO, karena seru aja, karena kan ada komunitasnya sendiri, biasanya tuh built rame-rame, kumpul gathering, ketemuan, terus di game maennya bareng-bareng, hunting, macem-macem. Itu aku suka sih” jelas Lia.

Namun sekarang, Lia mengaku hanya berfokus pada game MOBA saja, “Tapi sekarang kan uda jarang ada game MMO yang bagus dan komunitasnya juga jarang ada yang gede, jadi sekarang aku lebih fokus ke moba aja, karena komoditasnya gede. Terus banyak yang main”, tambahnya.

Lia mengaku memiliki idola sendiri dalam dunia gaming, di antaranya Liquid dan Monto, “Kalau misalnya dota aku suka Miracle, Liquid, aku paling suka Liquid, terus untuk game lain aku belum sih, aku sih sekarang lagi main Dead by Daylight, paling aku sukanya Monto aja sih yang paling aku suka liatin”, jelas Lia.

Di samping kegemarannya dalam dunia gaming, ia ternyata merupakan lulusan sarjana ekonomi yang sangat menyukai seni menggambar, kuliner jepang, hingga Cosplay. Bila kita lihat dalam akun instagramnya @Liavenica, kalian akan melihat karya-karya lukisan Lia. Bakatnya tersebut pernah menghantarkannya pada gelar juara 3 dalam kompetisi pembuatan poster, “Kalo gambar sih ada, waktu SMA aku juara lomba bikin poster satu yayasan, tapi ga juara 1, juara 3”, jawabnya.

Tidak hanya itu, Lia juga merupakan pencinta binatang, ia memelihara seekor kucing dan seekor hamster di rumahnya. “Kucing tuh soalnya lucu!” serunya saat ditanya mengenai kegemarannya dengan hewan berkaki empat tersebut. Senyum semakin terukir lebar di wajahnya, matanya berbinar. Sangat terlihat jelas, ia antusias membicarakan topik ini.

Merry, nama kucing itu. Namun ada fakta lucu dibalik nama pemberiannya tersebut, Lia kala itu tidak menyadari bahwa kucing yang diadopsinya ternyata berjenis kelamin laki-laki, “Kalo kucing namanya Merry, itu juga sebenernya kesalahan, aku kan gatau awal lahir dia kelaminnya apa, temenku bilang ini cewe, yaudah aku namain Merry soalnya aku adopsinya umur dua bulan, jadi belom ketauan kan, jadi aku namainnya Merry. Eh pas uda gede ‘loh kok cowo ya’ yaudah deh namainnya Merry aja”, jelas Lia sambil tertawa.

Tidak hanya ada Merry namun juga ada Whity. Whity, seekor hamster dengan bulu berwarna abu-abu. Saat menceritakan Whity, ia kembali tertawa kecil seakan mengingat kejadian lucu di masa lalu. Tak lama kemudian ia mengaku “Hamster di rumah namanya Whity, karena sebenernya aku pengennya punyanya putih, cuman dia abu-abu jadi yaudah namanya terlanjur Whity, cuman gedenya ternyata abu-abu”, jawab Lia sambil tertawa kecil, senyumnya terukir saat ia menceritakan kejadian tersebut.

Walaupun tubuhnya terlihat ramping, Lia nyatanya sangat menyukai kuliner terutama kuliner Jepang, “aku paling suka makan sushi, apalagi salmon nigiri, salmon sashimi, hmm aku suka apalagi ya, ramen aku suka juga sama soba, pokoknya makanan jepang rata-rata aku suka sih, apalagi yang dessert-dessert tuh paling suka kaya pancake gitu, kaya boba milk tea aku juga suka”, sahutnya.

“Tapi emang susah gendutnya. Malah pengen gemukin badan tapi ga gemuk-gemuk. Kalo ada yang donorin lemak boleh sih”, candanya.

Saat ditanya mengenai target selanjutnya setelah masuk ke dalam team NXL, Lia berniat untuk fokus streaming dan mencoba untuk memperluas koneksinya, memperluas teman dari streaming, serta saling me-support satu sama lain. “Aku pengen kita bisa kembangin skill bareng-bareng dengan aku streaming kalian bisa join yang aku mainin, aku bisa bantu kalian, kalian juga bisa bantu aku jadi kita bisa saling bantu aja gitu”, harapnya.

Di akhir wawancara, ia berpesan kepada seluruh penggemar NXL untuk dapat memberikan dukungan maupun kritik yang membangun untuk Lia ke depannya.

“Karena aku baru join NXL kan, aku mohon dukungan kalian, terus aku minta support kalian juga selama aku streaming, kalau misalnya ada kesalahan boleh banget ngasih saran ke aku, dan ngasih tau kesalahannya ke aku supaya aku bisa jadi yang lebih baik. Terus kan main game aku sebenernya engga jago, Cuma aku seneng main game aja kalo kebetulan bisa main ya syukur, kalau engga ya yaudah, Jadi kalau misalnya kalian bisa kasih saran dalam cara bermain yang lebih baik lagi, itu boleh banget buat aku. Jadi aku di sini open buat kalian-kalian yang mau sharing, mau ngasih tau info-info, tips-tips main yang lebih baik, itu aku terima banget”, tutupnya.

 

 

(NXL/AMANDA P).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply