was successfully added to your cart.
CODMUncategorized

PER TANGGAL 22 OKTOBER 2019, DIVISI NXL CALL OF DUTY MOBILE RESMI DIBENTUK!

By 23 October 2019 No Comments

Tangerang- Pada hari Selasa 22 Oktober 2019, NXL Esports Team akhirnya gerak cepat membentuk divisi Call Of Duty Mobile. Divisi tersebut terdiri atas 7 atlet yang berasal dari daerah Bandung dan Jawa Timur. Dibentuknya divisi Call Of Duty Mobile atau CODM ini dilatarbelakangi oleh upaya NXL dalam mendalami dunia Esports Mobile dan berusaha membentuk tim yang sangat kompetitif. 

 

Menurut Richard Permana selaku CEO NXL Esports Team, kepopuleran COD di tanah air sendiri telah memberikan peluang bagi tim Esports manapun untuk dapat menunjukkan performa mereka dalam bidang Call Of Duty Mobile. Peluang tersebutlah yang kemudian dimanfaatkan oleh NXL untuk membentuk divisi CODM yang diharapkan dapat membanggakan penggemar mereka.

“Peluang terbuka bagi tim mana saja untuk menunjukkan performa tim CODM mereka, untuk NXL CODM sendiri kita pede mereka akan membanggakan fans kita. COD sendiri langsung merajai play store ya”, jelas Richard.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa untuk dapat membentuk divisi Call Of Duty Mobile, NXL harus melaksanakan proses perekrutan atlet melalui scouting (penelusuran) dengan serangkaian kriteria, di antaranya berbakat, memiliki kemampuan di atas rata –rata, mau belajar, sanggup bermain sebagai sebuah tim yang kompak dan solid, serta memiliki komitmen terhadap tim.

Di tengah proses perekrutan tersebut, Richard mengaku mengalami kesulitan karena keberadaan atlet yang terpencar, di mana mereka berasal dari berbagai daerah di Bandung dan Jawa Timur. “Kesulitannya mungkin terpencar-pencar saja belum bisa satu lokasi”, tuturnya.

Terbentuknya divisi ini menurut Richard juga berkat dari dukungan beberapa pihak antara lain MSI, JD.ID, Sinarmasland, SteelSeries, CoolerMaster, Dagelan dan The Smith.

“Thank you kepada sponsor NXL yaitu MSI, JD.ID, Sinarmasland, SteelSeries, CoolerMaster, Dagelan dan The Smith”, ujarnya.

Adit Agistina yang berperan sebagai observer dalam tim, mengaku senang dapat bergabung dalam tim karena ingin menambah pengalaman dalam dunia Esports dan menjuarai turnamen internasional maupun nasional.

“Saya sangat senang sekali karena ingin menambah pengalaman di dunia Esports, terutama CODM dan ingin menjuarai turnamen-turnamen nasional maupun internasional bersama tim saya”, jelas Adit.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Muhammad Angga Gustiaji, leader in game, ia mengaku senang dapat bergabung dalam divisi CODM terutama karena ini merupakan pengalaman pertamanya bergabung dalam sebuah tim Esports.

“Perasaan saya senang, karena jujur saya baru pertama kali masuk tim Esports ini, karena dulunya saya sering main game-game mobile MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game) dan mobile-mobile analog juga pernah. Saya mainin sampai top rank, cuman mungkin belum saatnya masuk esport pada waktu itu”, jelasnya.

Selanjutnya ia menambahkan bahwa alasannya memutuskan untuk menjadi atlet NXL CODM karena menurutnya ia memiliki kemampuan pada game FPS atau First Person Shooter dan berharap kemampuannya tersebut akan berguna bagi tim nantinya, “Kenapa saya memilih untuk jadi atlet Esports, karena mungkin saya dari dulu punya bakat dan skill di game fps ya, PC maupun mobile tentunya. Mungkin kemampuan saya ini akan berguna bagi tim saya nantinya dan menjadi pro player di game CODM ini pastinya”.

Pemberitahuan mengenai pembentukan divisi CODM yang dipublikasikan dalam Instagram resmi NXL (Selasa, 22 Oktober 2019).

Target mereka dalam waktu dekat ini adalah menjadi tim CODM nomor satu dalam setiap event online maupun offline dan untuk dapat mencapai target tersebut mereka mengaku melakukan latihan rutin selama 2 hingga 4 jam sehari.

“Target kita menjadi tim CODM nomer satu ya tentunya di setiap event online maupun offline dan persiapan mencapai target itu kita setiap hari melakukan latihan rutin bersama tim-tim besar lainnya untuk membentuk chemistry tim kita dan mental tim kita sendiri gitu. Sehari kita berlatih sekitar dua sampe empat jam, itu tergantung ada lawan tanding atau kita latihan sendiri ya”, jelas Angga saat ditanya mengenai target dan persiapan mereka ke depannya.

Dengan porsi latihan tersebut Angga berpendapat pentingnya menjaga stamina tubuh dengan sarapan dan mempersiapkan air mineral sebelum latihan agar dapat menghindari dampak buruk pada kesehatan mental dan fisik pemain.

“Latihan kita dijadwalkan sehari satu kali minimal itu ya dan dua kali untuk maksimal. Mungkin menghabiskan waktu sekitar dua sampai empat jam. Itu sudah termasuk evaluasi ya. Itu lebih dari cukup menurut saya, intinya jangan lupa siapkan air mineral atau makan dulu sebelum latihan dan setelah latihan mungkin ada cemilan-cemilan penutup gitu ya, buat bisa menaikkan mood kita lagi” ujarnya.

Menurut Angga dan Adit, memainkan Class Of Duty Mobile memiliki tantangannya sendiri yakni dibutuhkan pemahaman tempat di setiap map, butuh kerjasama tim yang tinggi untuk menang di setiap match-nya dan yang paling penting adalah komunikasi dengan pemain lainnya.

Berikut ini adalah data singkat 7 atlet yang tergabung dalam divisi NXL Call Of Duty Mobile :

1. Nickname: NXL>Vizele
Fullname: Muhammad Angga Gustiaji
Role: InGame Leader
Umur: 20
Akun instagram: @my.aggna

2. Nickname:NXL>Pyxis°
Fullname:Andrean Farhantama
Role:entry fragger
Umur:19
Akun instagram: @andreanfarhantama

3. Nickname: NXL>Jeee
Fullname: Fauzan J. Setiadi
Role: Lurker
Umur: 19
Akun instagram: @fauzanuars

4. Nickname: NXL>Adt
Fullname: Adit agistiana
Role: Observer
Umur:17
Akun instagram: @aditagistiana

5. Nickname: NXL>StrngR
Fullname: sandy Prasetyo
Role: Flanker
Umur: 20
Akun instagram: @sandynroll

6. Nickname: NXL>Clasper
Fullname: Chrissander Pribadi
Role: Support
Umur: 22
Akun instagram: @pribadichrissander

7. Nickname: NXL>ColdZ
Fullname: Ignatius Kenneth
Role: Team Captain
Umur: 25
Akun instagram: @kennethpermana

(NXL/Amanda Puspa Ningsih).

Amanda Puspa

Author Amanda Puspa

More posts by Amanda Puspa

Leave a Reply